liga335 — Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya nasional. Upaya ini melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para relawan yang bertugas di lapangan.
Komitmen Negara Hadir di Lokasi Bencana
Pernyataan ini disampaikan Menko PMK saat melakukan peninjauan langsung dan groundbreaking pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. Pratikno menekankan bahwa negara hadir untuk memastikan fase tanggap darurat berjalan optimal, sekaligus mempersiapkan tempat tinggal sementara sebagai langkah awal pemulihan.
“Bencana ini ditangani oleh seluruh kekuatan nasional dengan cakupan wilayah yang luas di tiga provinsi. Proses tanggap darurat tetap berjalan, dan pada saat yang sama huntara harus segera disiapkan. Bahkan, jika memungkinkan untuk langsung menuju pembangunan hunian tetap, tentu akan lebih baik,” jelas Pratikno.
Apresiasi untuk Kesiapan Pemerintah Daerah
Dalam kunjungannya, Menko PMK memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1,7 hektare untuk pembangunan huntara. Langkah proaktif ini dinilai sebagai contoh baik dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kriteria Lokasi Huntara yang Ideal
Lokasi yang disiapkan dinilai sangat layak karena mempertimbangkan beberapa aspek penting. Pertama, jaraknya yang tidak terlalu jauh dari permukiman asal warga, sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas di sekitar lingkungan lamanya. Kedua, akses jalan menuju lokasi tergolong baik. Ketiga, lokasi tersebut telah didukung dengan ketersediaan sumber air dan listrik yang memadai.
“Pada umumnya, masyarakat terdampak ingin tetap berada dekat dengan tempat tinggal semula dan lokasi mata pencahariannya. Tugas kita adalah mencarikan tempat yang lebih aman dan layak bagi mereka. Lokasi di sini sangat baik dan akan kita upayakan menjadi salah satu penyiapan huntara yang paling awal,” papar Pratikno.
Dengan koordinasi yang solid dari semua pihak, diharapkan proses pemulihan kehidupan warga terdampak bencana hidrometeorologi dapat berjalan lebih cepat dan terarah.